Selasa, 02 Juni 2015

Perjuangan Untuk Hidup Dari Kematian


Morning Guys....

Kali ini Icha Potter mau cerita ni....


Ini diambil dari Kisah nyata seorang penulis blog yaitu Saya.

4 tahun yang silam waktu saya masih SMK saya pernah  mengalami yang namanya Hipertensi.

Senin dan saya lupa tanggal nya, saya bangun pagi pukul 06.00 Wib,,,, 
Saya bangkit dari tidur saya dan berjalan ke kamar mama. Hari itu saya mau ke toilet (bukan nya takut) tapi saya memang sudah sempoyongan makanya saya membangunkan mama saya.

Icha     : "Mam.. . .!!!
Mama :  iya kata mama. 
Icha    : Tolong temani ke Toilet mam. 
Mama : Yaudah sana ke toilet sendiri aja Nak.

Dalam beberapa detik kemudian kepala saya pusing dan penglihatan saya gelap semua. Dengan sekejap mama terbangun. Saat itu saya langsung Pingsan. Mama dan yang lainnya menangis. Tapi ketika saya Pingsan seakan-akan saya tidak ada harapan lagi untuk Hidup.

Semua orang memanggil nama saya tapi saya berusaha untuk membuka mata dan saya tidak mampu lagi. Beberapa Menit kemudian saya dibacakan Doa oleh mama. Mulut saya awalnya susah untuk mengulang kembali Doa yang disebutkan Mama. 

Saya berusaha dan berusaha karena saya yakin saya bisa Bangkit kembali dan bangun kembali. 
Singkat cerita saya bangun dari Pingsan saya itu. Setelah saya bangun saya melihat wajah-wajah satu kampung saya yang telah berkumpul mengelilingi saya. 

Dalam hati kecil ku mengatakan dan berdoa "Tuhan, betapa berharganya saya bagi mereka semua terlebih bagi Tuhan. Terima kasih Tuhan Karena Doa mereka semua untuk saya Tuhan telah dengar".

Wajah mereka semua penuh dengan air mata.

1 bulan lebih saya terbaring sakit dan didalam satu bulan itu 4 kali lah saya tidak ada harapan untuk hidup kembali. Tapi saya berjuang untuk hidup sehingga Tuhan membolehkan saya untuk Hidup.
Tuhan itu sangatlah ajaib utuk saya, pertolongan Tuhan itu sempurna dan sangatlah sempurna. Tuhan mendengar hati kecil saya yang meminta kepadaNya.

Saya sakit karena saat itu memang hari terakhir saya menghadapi ujian Semester. Saya memang orangnya asal ujian gak dapat langsung kepikiran.  Saat ujian aku langsung menilai diri sendiri langsung jawaban saya. Dalam pikiran saya "saya tidak akan dapat 3 Besar lagi di kelas". hanya itu target saya saat SMK dulu,, harus dapat 3 besar dikelas.

Saya memang egois tidak memikirkan kesehatan saya. Suatu hari ada orang mengatakan kepada saya "Cha gak lebih penting Prestasi itu daripada Kesehatan, Kesehatan itulah harta kekayaan kita didunia ini".
Dalam hati saya, iya ya. Buat apa saya sakit gara-gara tidak dapat 3 besar lagi. 
Dari situ saya pun pulih kembali dan selalu mengucap syukur.



Oia Guys.....

Inti dari Kisah saya yang bisa saya berikan kepada teman-teman semua "
ADA SAATNYA JATUH  DAN ADA SAATNYA KITA BANGKIT KEMBALI. 
TETAPLAH BERJUANGAN DEMI HIDUP.
BUATLAH KESEHATAN ITU MENJADI HARTA YANG PALING BERHARGA DALAM DIRI ANDA PRIBADI LEPAS PRIBADI.




KEEP YOUR CHIN UP ...!!!!!


SEMANGAT DEMI HIDUP YANG ABADI . . .. . !!!!!



Tunjukkan Semangat Anda


Semangat,,, semangat,,, semangat....

hahahhahha

Malam Sob..

kembali lagi bersama saya Icha Potter (Hahahahha)...


Topik kita malam ini bagaimana kita menumbuhkan semangat dalam diri kita pribadi lepas pribadi...

Saya Icha Potter akan berkata-kata dengan kata "Semangat"...

Ketika saya ada problema kehidupan, jujur saya tidak pernah menunjukkannya di depan teman-teman saya..

iya memang saya terkenal dengan sebutan Icha Potter Gila Ketawa ...

Lucu ya sebutan itu....

Suatu hari saya pernah ditanya teman gini " Cha Lu kok ketawa mulu sich? Tiap hari ceria, kayak tidak ada masalah aja dalam diri lu". Padahal dalam diri ini banyak problema Kehidupan saya.

Iya jawab saya begini"Bukannya saya tidak ada masalah, tapi saya tidak suka jika ada masalah saya, saya langsung diam dan tidak ketawa".

iya prinsip saya sich Kalau ada masalah saya, saya berusaha untuk tetap semangat..

Jangan jadi layu. Eitssss,,,makasudnya loyo (hahahhaha)...

Tetap Berdoa dan tetap yakin bahwa semua masalah itu pasti ada jalan keluarnya jika kita Berserah kepada Tuhan...

Ada lho teman ku,,,,
kalo dia ada masalah, dia diammm aja ,,,

aishhhh....
saya paling tidak suka dengan teman saya begitu....

kalo saya liat teman saya gitu, saya langung mendekat sama dia dan mengejutkan dia dan membuat dia tersenyum....

Jadi untuk teman-teman saya yang membaca blog ini...

saya berharap teman-teman tetapsemangat untuk menjalani hidup ini...

Minta sama Tuhan supaya Tuhan memberikan Anda hati Baja. Supaya apa yang mematahkan Semangat anda tidak mampan..

Hahhahah

sekian dari saya malam ini ya Sob....!!!!


Salam Kompak Selalu


Bangkit dari Kepahitan Hidup

Seseorang yang berjuang dengan sungguh-sunggu tak pernah berdiam diri, karena sesungguhnya perjuangan itu adalah pergerakan.

Keindahan sesungguhnya dalam sebuah perjuangan bukanlah hasil akhirnya, namun kenikmatan yang timbul dari proses perjuangan tersebut.

Setiap titik dari impiann harus diperjuangkan. Karena ketika itu tercapai, bukan hanya anda yang akan bahagia, tapi juga orang disekeliling Anda yang dicintai.

Ketika dalam sebuh perjuangann terdapat tantangan yang besar, berarti keberhasilan yang menanti juga lebih besar.

Hidup tanpa memiliki sesuatu yang pantas untuk diperjuangkan, adalah hidup yang tidak menarik untuk diceritakan.

Hidupmu akan terasa hambar, ketika kamu tidak menemukan sesuatu yang penting untuk anda perjuangkan.

Perjuangan itu bukan proses penderitaan menuju tujuan, tapi proses memantaskan diri untuk meraih tujuan.

Pemenang yang berhenti setelah menang, sebenarnya kalah. Orang kalah yang terus berjuang setelah kalah, sebenarnya pemenang sejatinya.

Menjadi seorang pejuang sangat mudah, Anda tinggal menetapkan sebuah impian, kemudian berusaha mencapainya.

Kekurangan bukanlah kelemahan dalam sebuah perjuangan. Tapi tanda untuk fokus mempertajam kelebihan yang anda miliki. 

Belajar Dari Kesalahan


No body’s perfect. Kita semua sudah sejak lama memahami kalimat itu. Tak ada seorang pun yang sempurna. Makanya, setiap orang boleh melakukan kesalahan. Namun. Kenyataannya kita tidak selalu dapat menerima kesalahan yang dilakukan oleh orang lain. Makanya, ketika orang lain melakukan kesalahan; kita dengan mudahnya memberikan penilaian buruk kepada mereka. Padahal, jika kita melakukan kesalahan; bukankah kita menginginkan kesempatan kedua?


Tanpa dinyana, seseorang yang dikenal sebagai pribadi yang tidak pernah salah kemudian diketahui melakukan kesalahan sama seperti ketika beliau mengkritik sebelumnya. Jika dulu beliau yang menghujat orang lain karena kesalahan yang mereka lakukan. Sekarang, giliran beliau mendapatkan hujatan dari orang lain. Apakah ini karma? Bukan. Ini adalah isyarat bahwa siapapun bisa saja tergelincir untuk melakukan suatu kesalahan. Makanya, ketika melihat orang lain melakukan kesalahan. Tidak sepatutnya kita merasa seolah-olah diri kita serba bersih. Bahkan, ternyata dalam batas-batas tertentu, justru kesalahan itu sangat penting bagi kita. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar mengambil pelajaran dari kesalahan yang pernah kita buat, saya ajak memulainya dengan menerapkan 5 prinsip Natural Intelligence (NatIn™), berikut ini:   

1.      Memahami orang lain. Orang-orang yang merasa tidak pernah melakukan kesalahan tidak dapat memahami, kenapa orang lain melakukan kesalahan itu. Tidak jarang juga atasan yang ‘merasa dirinya sempurna’ tidak bisa menerima ketika anak buahnya melakukan kesalahan. Padahal, melakukan kesalahan merupakan suatu hal yang wajar. Dan, sudah menjadi tanggungjawab atasan untuk membantu mereka melakukan perbaikan. Atasan yang tidak pernah melakukan kesalahan tidak mudah memahami kenapa anak buahnya sampai melakukan kesalahan. So, jika Anda pernah melakukan kesalahan dimasa lalu, tidak perlu disesali. Karena hal itu bisa membantu meningkatkan kemampuan Anda untuk memahami orang lain.

2.      Menghindari penghakiman. Mudah sekali bagi kita yang tidak pernah melakukan kesalahan untuk menghakimi orang lain. Coba perhatikan kalimat ini; “Waktu saya masih di posisi kamu dulu, saya tidak pernah melakukan kesalahan seperti itu.” Sounds familiar? Memang baik jika kita tidak pernah melakukan kesalahan. Tetapi, apakah iya benar demikian? Kalau pun benar demikian, bukanlah berarti kita berhak untuk menghakimi. Apalagi jika kesalahan yang orang lain lakukan itu tidak ada sangkut pautnya dengan diri kita.

3.      Bijak dalam menegakkan aturan. Tentu setiap peraturan dibuat untuk dipatuhi dan ditegakkan. Namun, hal itu tidak berarti semua dilaksanakan secara hitam putih. Bahkan seorang hakim pun tidak sembarangan menjatuhkan hukuman. Termasuk aturan perusahaan. Ketika melihat seseorang melakukan kesalahan, misalnya; kita tidak langsung serta merta menjatuhkan sanksi terberat. Hal ini tidak mudah untuk dipahami oleh pemimpin yang belum pernah melakukan kesalahan. Padahal, selalu ada kesempatan kedua untuk memperbaiki keadaan.  Jika Anda pernah melakukan kesalahan dimasa lalu, tenang saja. Karena masih ada kesempatan untuk tetap menjadi pemimpin yang handal dimasa depan.

4.      Sadar jika kita ini juga sama tidak sempurnanya. Salah satu tipe orang yang membuat kita tidak nyaman saat berhubungan adalah orang-orang yang merasa dirinya sendiri sempurna. Jika kita tidak pernah melakukan kesalahan, kita sering menuntut orang lain untuk melakukan segala sesuatunya secara sempurna. Orang lain menyebut kita sebagai Mr. atau Mrs. Perfectionist. Padahal, kenyataannya tidak ada manusia yang sempurna. Untuk menjadi pemimpin yang handal, kita tidak harus menjadi serba sempurna kok. Jadi, tidak perlu menutupi kesalahan yang pernah kita lakukan dimasa lalu. Akui saja, sambil terus berkomitmen untuk memperbaikinya. 

5.      Kesempurnaan bukan milik manusia. Yang bisa kita dapatkan itu adalah tingkatan ‘near perfection’. Nyaris sempurna. Bukan ‘sempurna’nya. Karena kesempurnaan bukanlah milik manusia. Setiap kesalahan yang pernah kita lakukan dimasa lalu adalah bukti bahwa kita ini manusia. Yang penting adalah, kita menyadarinya dengan sepenuh hati. Lalu, melakukan tindakan-tindakan yang seharusnya kita lakukan agar kita tidak melakukan kesalahan yang sama di masa-masa mendatang. Dengan demikian, kita menjadikan setiap kesalahan sebagai poin pembelajaran. Sambil pada saat yang sama mengakui, bahwa memang hanya Tuhan yang memiliki kesempurnaan itu.


Arti Dari Sebuah Kasih Sayang

Waktu dimulai secara perlahan namun pasti, setiap orang pasti memiliki impian dan harapan masing-masing. Aku hanya bisa berdiri menatap ke seberang jalan melihat orang-orang sukses itu berkumpul bersama. Seluruh ruangan itu dipenuhi dengan tawa mereka, percakapan mereka. Sementara aku hanya bisa tertunduk dan terdiam melihat itu semua, aku tak dapat berbuat apa-apa, yang kutahu satu hal ialah aku ini hanyalah seorang ojek payung yang menjajankan payung pada setiap orang yang kebetulam lewat didepanku. Aku hanya bisa tersenyum dan mengangis dalam hati, setiap tetesan air mata yang keluar, tersapu oleh air hujan yang membasai wajahku.

"Dek..." Himbau seorang wanita paruh baya yang memecahkan segenap lamunanku akan nasi hangat, makanan lezat bahkan tempat teduh yang dipenuhi dengan musik yang merdu. "Iya Tan...?? Jawabku dengan nada yang halus dan datar, "Tolong ya kamu antarkan belanjaan ini kedalam taxi itu dan kamu kembali lagi kesini untuk menjemput Tante,,," Katanya seraya memberikan dua kantongan hitam yang besar yang berisikan makanan dan buah, tanpa pikir panjang aku langsung meraih kantongan hitam itu dan segera mengantarnya ke taxi yang ditunjuk olehnya. "Mari Tante" kataku seraya menghampirinya dan memberikan payungku padanya. Hal yang selalu terbesit dibenakku" Sampai kapan aku akan seperti ini? sampai kapan aku harus melakukan ini semua? Apa aku tidak bisa merasakan kebahagiaan dan merasa memiliki? Sudahlah mungkin aku sudah ditakdirkan menjadi seperti ini, mungki  aku akan berakhir menjadi orang biasa dan tak bisa jadi apa-apa.


Pagi yang indah disambut dengan kicauan burung dan teriknya matahari membawa aku dalam lamunanku kembali, "Apa bisa aku beristirahat sejenak dan menikmati indahnya pagi ini dengan secangkir Teh dan beberapa Majalah seperti halnya orang kaya itu? "Kataku dalam hati kecilku. Segera aku beranjak dari tempat tidurku dan keluar dari lamunan yang semakin lama hanya akan memperburuk keadaanku. Hari ini tidak akan turun hujan sehingga aku meninggalkan payungku dikamarku yang kecil, biasanya aku membawanya ketika cuaca agak mendung, sehingga saat pulang dari kampus aku bisa ojek payung.

Aku hidup sebatang kara. Disaat umur 3 Thun Ayah pergi untuk selamanya, dan saat itu Ibu lah yang tetap bersama ku. Tapi setelah Kelas IV SD Semester 2 Ibu pergi meninggalkan aku lagi untu bertemu dengan Ayah. Pada saat itu aku belum tahu apa itu arti dari sebuah Kematian. Sekarang aku Yatim Piatu. Hingga pada akhirnya ada seseorang yang merasa iba melihat keadaanku segingga ia mengasuhku.

Sebab itu aku selalu mensyukuri segala keadaanku dan selalu tersenyum di ketidakberdayaanku, aku tahu esok akan lebih baik dari hari ini, dan hari-hari penuh dengan masalah pasti akan berakhir juga. Pahitnya hidup telah aku lewati.

Dalam kesunyian aku berdendang, aku selalu berusaha untu gembira dan tidak merasa kesepian, meskipun tak bisa dipungkiri terkadang aku begitu ingin melihat sosok kedua orangtuaku. Aku rindu mereka hingga pada saat ini.

9 Tahun lamanya aku dirawat oleh keluarga ku setelah kematian orangtuaku. Hingga pada saat ini aku belum bisa memberikan yang terbaik bagi mereka. Kadang-kadang aku mengecewakan mereka, kadang-kadang aku membuat mereka menangis.

Tapi dalam hatiku "aku sangat mencintai keluarga baruku itu, merekalah permata hatiku.
(Bersambung.....!!!)